Skip to main content

Sutera Hall

Sejarah dan Makna Meuleum Harupat dalam Budaya Sunda

Meuleum Harupat
Jelajahi sejarah dan makna "meuleum harupat" dalam budaya Sunda di Mall @ Alam Sutera. Hubungi info@suterahall.com atau 0818 181 670.

Share This Post

Meuleum Harupat adalah tradisi kaya makna dalam budaya Sunda, bagian dari pernikahan adat suku Sunda di Jawa Barat. Dalam prosesi ini, mempelai wanita membakar batang harupat (lidi dari pohon aren) yang dipegang mempelai pria dengan lilin hingga menyala, lalu memadamkannya di dalam kendi berisi air.

Ringkasan Utama

  • Meuleum Harupat adalah tradisi pernikahan adat Sunda yang melibatkan pembakaran batang harupat sebagai simbol kesiapan menghadapi masalah rumah tangga bersama.
  • Istilah “meuleum” berarti membakar, dan “harupat” merujuk pada lidi dari pohon aren.
  • Batang harupat mudah terbakar dan mudah patah — menggambarkan sifat manusia yang mudah marah (“getas harupateun”).
  • Meuleum Harupat masih relevan dan dilaksanakan dalam pernikahan adat Sunda modern.

Pengertian Meuleum Harupat

Meuleum Harupat adalah prosesi dalam pernikahan adat Sunda yang melibatkan pembakaran batang harupat sebagai simbol harapan agar pasangan pengantin bisa menghadapi masalah rumah tangga dengan kepala dingin.

Pengantin pria memegang harupat (lidi dari pohon aren), lalu dibakar oleh mempelai wanita dengan lilin hingga menyala, dan kemudian dipadamkan di dalam kendi berisi air. Batang yang sudah terbakar tersebut diangkat kembali, dipatahkan, lalu dibuang. Ini merupakan simbol bahwa kedua mempelai harus selalu bersama-sama dalam menyelesaikan setiap permasalahan.

Asal Usul Istilah

Istilah Meuleum Harupat berasal dari kata “meuleum” yang berarti membakar, dan “harupat” yang merujuk pada lidi atau batang dari pohon aren. Karakteristik harupat yang mudah terbakar dan mudah dipatahkan dimaksudkan untuk menggambarkan sifat manusia yang mudah marah atau “getas harupateun”.

Meuleum Harupat

Rangkaian Prosesi Terkait Meuleum Harupat

Meuleum Harupat biasanya dilaksanakan bersamaan dengan rangkaian prosesi pernikahan adat Sunda lainnya:

No Prosesi Deskripsi
1 Narosan Lamaran resmi dari pihak pria kepada keluarga wanita
2 Siraman Dilakukan tiga hari sebelum hari-H akad nikah
3 Meuleum Harupat Prosesi membakar harupat sebagai simbol kesatuan menghadapi masalah bersama

Meuleum Harupat

Simbolisme dalam Meuleum Harupat

Meuleum Harupat adalah prosesi simbolis dalam pernikahan adat Sunda yang melibatkan pembakaran batang harupat. Prosesi ini memiliki makna spiritual dan kultural yang dalam:

  • Api yang digunakan untuk membakar harupat melambangkan penyucian dan pembersihan diri
  • Air yang digunakan untuk memadamkan api melambangkan kesucian dan ketenangan
  • Harupat itu sendiri melambangkan kerja sama dan kesabaran dalam menghadapi masalah

Meuleum Harupat juga berkaitan dengan keseimbangan, harmoni, dan penyucian dalam konteks pernikahan — simbol cinta kasih dan kebersamaan suami istri dalam menghadapi tantangan rumah tangga bersama.

Meuleum Harupat

Perbandingan dengan Tradisi Serupa di Daerah Lain

Meuleum Harupat memiliki kemiripan tujuan dengan beberapa tradisi pra-pernikahan di daerah lain di Indonesia, seperti Ngaras (Jawa Barat) dan malam bainai (Sumatera Barat) — keduanya sama-sama bertujuan memberi nasihat dan restu kepada calon mempelai, meski dengan prosesi dan simbolisme yang berbeda.

Tradisi lain seperti ngabekten (Yogyakarta, Solo, dan Betawi) juga memiliki fungsi serupa sebagai simbol bakti kepada orang tua sebelum menikah, meski tekniknya berbeda dari Meuleum Harupat.

Meuleum Harupat dalam Seni dan Sastra

Tradisi meuleum harupat cukup dikenal dalam kebudayaan Sunda dan kadang muncul dalam karya seni serta sastra lokal, seperti puisi dan cerita rakyat, sebagai metafora untuk cinta, kesetiaan, dan penyelesaian masalah dalam hubungan rumah tangga.

Untuk merencanakan pernikahan adat Sunda lengkap dengan prosesi Meuleum Harupat di venue modern, Sutera Hall di Mall @ Alam Sutera, Kota Tangerang, menyediakan Main Hall pillar-free 1.775 m² yang dapat mengakomodasi rangkaian prosesi adat untuk keluarga besar. Untuk konsultasi, hubungi WhatsApp 0818 181 670 atau email info@suterahall.com.

FAQ

Apa itu Meuleum Harupat?

Meuleum Harupat adalah tradisi pernikahan adat Sunda yang melibatkan pembakaran batang harupat (lidi dari pohon aren) sebagai simbol kesiapan pasangan menghadapi masalah rumah tangga bersama.

Apa arti istilah Meuleum Harupat?

“Meuleum” berarti membakar, dan “harupat” adalah lidi dari pohon aren. Jadi, Meuleum Harupat berarti membakar batang harupat.

Kapan prosesi Meuleum Harupat biasanya dilaksanakan?

Biasanya dilaksanakan bersamaan dengan rangkaian prosesi pernikahan adat Sunda lain, seperti setelah narosan (lamaran) dan siraman, menjelang hari-H akad nikah.

Apa makna simbolis dari api dan air dalam prosesi ini?

Api melambangkan penyucian diri, sementara air yang memadamkannya melambangkan kesucian dan ketenangan dalam menghadapi masalah rumah tangga.

Apakah ada tradisi serupa di daerah lain di Indonesia?

Ya, tradisi seperti Ngaras dan malam bainai di Sumatera Barat memiliki tujuan serupa yaitu memberi nasihat dan restu kepada calon mempelai, meski prosesinya berbeda.

More To Explore

This Service Is Exclusively Designed for Wedding Celebrations

IS YOUR WEDDING PLANNED FOR MORE THAN 500 GUESTS?

If your wedding will host fewer than 500 guests, we kindly invite you to close this window and continue exploring our venue. The My First Dance Package is currently dedicated to wedding celebrations hosting 500+ guests.